Maz. 90
Gosip, tuduhan, fitnah telah menghancurkan kehidupan banyak orang, bahkan tidak jarang memecah belah gereja dan umat Tuhan. Hari ini, jika Anda mengalaminya, yang Anda perlu lakukan adalah tetap tenang dan diam. Jadilah seperti Yesus yang diam seperti domba yang hendak disembelih sekalipun menghadapi tuduhan yang hebat dari berbagai pihak. Jangan tergoda untuk membela diri atau menyerang balik. Tuhan menghargai integritas, pada waktunya Tuhan akan memunculkan kebenarannya.
Hal selanjutnya yang Anda perlu lakukan setelah diam diri adalah jangan biarkan tuduhan-tuduhan itu melemahkan semangat dan menghancurkan Anda. Pandanglah salib Yesus. Dia disalibkan diatas sebuah bukit, dipertontonkan hingga akhirnya lemah, pucat dan mati. Namun itu bukanlah kekalahan tapi awal kemenangan karena pada akhirnya Yesus bangkit dan hidup kembali. Dia melakukannya bagi kita.
Jika Anda hari sedang mengalami ketidakadilan, ingatlah bahwa Tuhan bersama Anda. Anda tidak menghadapinya sendiri, Dia ada di dekat Anda bahkan memeluk Anda ketika berseru dan menangis karena rasa sakit hati. Lepaskanlah pengampunan hari ini, dan ijinkan Tuhan bekerja dalam hidup Anda untuk merendah sesuatu yang indah bagi masa depan Anda. Nantikan kebenaran yang dari Tuhan itu bersinar dalam hidup Anda.
Sebaliknya, jika Anda salah satu orang yang menyebarkan desas-desus itu, gosip atau kabar buruk itu, bertobatlah. Berhentilah hari ini juga. Jika Anda berkata bahwa Anda pengikut Kristus, ketahuilah bahwa Anda sedang menyakiti orang lain. Itu sama saja dengan menyakiti tubuh Kristus. Anda meruntuhkan kesaksian Kristus. Tidak ada yang ingin di dengar dan dilihat oleh dunia ini selain pertengkaran dan kehancuran dalam keluarga Allah. Mari hentikan semua itu.
Menanggung tuduhan yang bukan kesalahan Anda bukanlah hal itu tidak menyenangkan? Yesus menanggungnya, bukan hanya kesalahan Anda, tapi juga kesalahan seluruh umat-Nya. Amin !!!
Senin, 19 September 2011
Rabu, 08 Juni 2011
Kepercayaan yang Tepat
Saya memiliki seorang teman di salah satu kota Pulau Jawa. Teman saya ini memiliki hobi yang unik. Pada umumnya, orang suka mengumpulkan foto para pejabat, tetapi teman saya ini justru mengumpulkan foto para pendeta. Di dinding rumahnya tergantung puluhan foto dirinya bersama para pendeta dengan ukuran besar. Saya rasa tidak ada salahnya mengumpulkan foto para pendeta, asal kita menyadari bahwa pada dasarnya tidak ada seorang pun manusia di dunia ini yang dapat memberikan keselamatan. Memgenal banyak pendeta tidak sendirinya menjamin keselamatan kita. Bahkan menjadi anak seorang pendeta pun tidak menjamin keselamatan kita. Justru suatu kekeliruan bila kita mengenal banyak pendeta, tetapi kita tidakmengenal Tuhan. Hanya Tuhanlah yang dapat memberikan keselamatan. Seharusnya kita lebih mempercayai Tuhan daripada manusia. Daud memilih langkah yang tepat sekali pun dalam situasi dan kondisi yang menyakitkan, ia tahu hanya Allah satu-satunya penolong dalam hidupnya. Bahkan ketika Daud mau di bunuh oleh raja Salomo, Ia masih tetap mengandalkan Tuhan. Kepercayaan yang dimiliki Daud sangat besar, ketika ia tahu bahwa sahabatnya Yonathan parti akan menölongnya. Tetapi keselamatan yang Tuhan berikan kepadanya itu jauh lebih bermanfaat . Masihkah kepercayaan kita tetap kepada Tuhan sekalipun kita masìh dalam situasi dan kondisi kekurang. ¤ KEPERCAYAAN YANG TEPAT AKAN MEMBAWA HIDUP KITA JAUH LEBIH BERARTI ¤
Sabtu, 10 Juli 2010
MENGUATKAN KEPERCAYAAN
( JANGAN MENGANDALKAN KEKUATAN SENDIRI DAN SESAMA KITA MANUSIA, TETAPI ANDALKANLAH TUHAN )
Mengapa orang Ziklag merasa marah kepada Daud, sehinggah ingain melempar Daud dengan batu, bukan kepada orang Amalek yang sudah membakar habis seisi rumahnya dan merapas, enatah itu harta atau orang-orang yang ada disana yang dijadikan tawanan? Padahal istri Daud dan anak-anaknya menjadi tawanan juga pada orang Amalek. Mengapa? Karena orang yang ada di Ziklag hanya percaya dan mengandalakan raja Daud. Mereka tidak menguatkan kepercayaannya dan mengandalkan Tuhan.
Apabila orang menandalkan manusia, suatu saat ia akan mengalami masa-masa terjepit seperti yang dialami oleh Daud. Orang Filistin yang diharapkan untuk memberikan pertolongan menolaknya.
Seluruh keluarga dan harta mereka habis di rampk oleh bangsa Amalek. Para pengikutnya berbalik hendak melempari batu. Ketahuilah, dalam keadaan seperti itu, Daud mengambil keputusan yang tepat, yaitu ia kembali menaruh harapannya kepada Tuhan. Akibatnya, ia memperoleh pertolongan dari Tuhan.
Tuhan adalah pribadi yang dapat di andalkan dalam hidup kita. Bukan hanya menolong tapi juga setia kepada mereka yang menaruh harapannya kepada-Nya. Yakin dan percaya jika kita menaruh harapan kita kepada Tuhan , kita tidak akan pernah menyesal dan sebaliknya jika kita menaruh harapan kita sesama kita manusia akan ada penyesalan dan kekecewaan.
Apabila orang menandalkan manusia, suatu saat ia akan mengalami masa-masa terjepit seperti yang dialami oleh Daud. Orang Filistin yang diharapkan untuk memberikan pertolongan menolaknya.
Seluruh keluarga dan harta mereka habis di rampk oleh bangsa Amalek. Para pengikutnya berbalik hendak melempari batu. Ketahuilah, dalam keadaan seperti itu, Daud mengambil keputusan yang tepat, yaitu ia kembali menaruh harapannya kepada Tuhan. Akibatnya, ia memperoleh pertolongan dari Tuhan.
Tuhan adalah pribadi yang dapat di andalkan dalam hidup kita. Bukan hanya menolong tapi juga setia kepada mereka yang menaruh harapannya kepada-Nya. Yakin dan percaya jika kita menaruh harapan kita kepada Tuhan , kita tidak akan pernah menyesal dan sebaliknya jika kita menaruh harapan kita sesama kita manusia akan ada penyesalan dan kekecewaan.
* A M I N *
Sabtu, 26 Juni 2010
MALAPETAKA KESOMBONGAN
2 Sam. 24:10 ( Aku sangat berdosa karena melakukan hal ini; maka sekarang, Tuhan, jauhkanlah kiranya kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatan ku itu bodoh. )
Menghitung jumlah penduduk yang ada pada suatu kerajaan bukan sesuatu yang salah. Namun, motivasi yang melatarbelakangi usaha perhitungan ini, yaitu kesombongan, adalah hal yang jahat dalam pandangan Allah. Inilah raja Daud alami ketika ia menghitung rakyatnya, raja Daud tidak menduga bahwa tindakan yang diambilnya itu adalah salah. Ada kesombongan di balik semuanya itu. Maka berfirmanlah Tuhan kepada nabi Gad untuk disampaikan kepada raja Daud:- Akan datang 3 tahun kelaparan dinegeri Daud.
- Daud disuruh melarikan diri selama 3 bulan dari hadapan lawannya, tetapi mereka sendiri sedang mengejar Daud.
- Akan datang tiga hari penyakit sampar di negeri Daud.
Tetapi Daud tetap memilih untuk tinggal dinegerinya, karena ia tahu bahwa kasih Allah itu besar. Singkat cerita, datanglah malapetaka dinegeri raja Daud. Terjadilah penyakit sampar sesuai waktu yang ditetapkan Tuhan.
Tuhan menentang orang yang congkak hatinya karena kecongkakan adalah akar pemberontakan kepada Tuhan. Karena perasaan sombong, manusia mersa tidak memerlukan Tuhan dan menganggap bahwa keberhasilan yang telah ia capai terjadi semata-mata kemampuannya sendiri. Manusia sendiri tidak suka dengan orang sombong apalagi dengan Tuhan.
Tuhan menentang orang yang congkak hatinya karena kecongkakan adalah akar pemberontakan kepada Tuhan. Karena perasaan sombong, manusia mersa tidak memerlukan Tuhan dan menganggap bahwa keberhasilan yang telah ia capai terjadi semata-mata kemampuannya sendiri. Manusia sendiri tidak suka dengan orang sombong apalagi dengan Tuhan.
*** KESOMBONGAN MEMBAWA KITA KEPADA KEHANCURAN ***
Sabtu, 19 Juni 2010
Kepercayaan Yang Tepat
SAYA MEMILIKI TEMAN DI SALAH SATU KOTA PULAU JAWA. TEMANKU INI MEMILIKI HOBI YANG UNIK. PADA UMUMNYA, ORANG SUKA MENGUMPULKAN FOTO PARA PEJABAT, TETAPI TEMAN SAYA INI FOTO PENDETA. dI DINDING RUMAHNYA TERGANTUNG PULUHAN FOTO DIRINYA BERSAMA PARA PENDETA DENGAN UKURAN BESAR. SAYA MERASA TIDAK ADA SALAHNYA MENGUMPULKAN FOTO PARA PENDETA, ASALKAN KITA MENYADARI BAHWA PADA DASARNYA TIDAK SEORANG PUN MANUSIA YANG MEMBERIKAN KESELAMATAN. MENGENAL BANYAK PENDETA TIDAK DENGAN SENDIRINYA MENJAMIN KESELAMATAN KITA. JUSTRU SUATU KEKELIRUHAN BILA KITA MENGENAL BANYAK PENDETA, TETAPI KITA TIDAK MENGENAL TUHAN. HANYA TUHANLAH YANG MEMBERIKAN KESELAMATAN PADA KITA. SEHARUSNYA KITA LEBIH MEMPERCAYAI TUHAN DARIPADA MANUSIA.
DAUD MEMILLIH LANGKAH YANG TEPAT, MESKIPUN DALAM SITUASI DAN KONDISI YANG SANGAT MENYAKITKAN , IA TAHU BAHWA ALLAH SATU-SATUNYA PENOLONG DALAM HIDUPNYA. BAHKAN KETIKA DAUD MAU DIBUNUH OLEH RAJA SAUL BAPA YONATHAN, DAUD MASIH TETAP MENGANDALKAN TUHAN. KEPERCAYAAN YANG DIMILIKI DAUD SANGAT BESAR, KETIKA DAUD MENGETAHUI BAHWA SAHABATNYA YONATHAN PASTI AKAN MENOLONGNYA.
TETAPI KESELAMATAN YANG DICURAHKAN TUHAN KEPADA DAUD ITU JAUH LEBIH BERMANFAAT. MASIHKAH KIITA TETAP KEPADA TUHAN SEKALIPUN KITA DALAM SITUASI DAN KONDISI YANG KURANG ???
DAUD MEMILLIH LANGKAH YANG TEPAT, MESKIPUN DALAM SITUASI DAN KONDISI YANG SANGAT MENYAKITKAN , IA TAHU BAHWA ALLAH SATU-SATUNYA PENOLONG DALAM HIDUPNYA. BAHKAN KETIKA DAUD MAU DIBUNUH OLEH RAJA SAUL BAPA YONATHAN, DAUD MASIH TETAP MENGANDALKAN TUHAN. KEPERCAYAAN YANG DIMILIKI DAUD SANGAT BESAR, KETIKA DAUD MENGETAHUI BAHWA SAHABATNYA YONATHAN PASTI AKAN MENOLONGNYA.
TETAPI KESELAMATAN YANG DICURAHKAN TUHAN KEPADA DAUD ITU JAUH LEBIH BERMANFAAT. MASIHKAH KIITA TETAP KEPADA TUHAN SEKALIPUN KITA DALAM SITUASI DAN KONDISI YANG KURANG ???
*_* KEPERCAYAAN TEPAT AKAN MEMBAWA HIDUP KITA LEBIH BERARTI *_*
Minggu, 13 Juni 2010
DIPOLES SETIAP HARI
"Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-Mu" ( Maz. 119:147-149 )
Seorang insyiur di perusahaan penerbangan Amerika-Norwegia, Vistagord mengundang penum,pang untuk mengunjungi anjungan. Setelah menjelaskan cara kerja navigator, seorang pengunjung melihat peralatan yang terbuat dari kuningan tampak mengkilat sepertiu terbuat dari emas. " Berapa kali Anda mengelapnya sehari?" tanya penumpang itu. "Setiap hari" jawab Insyiur itu.
Perkataan itu persis seperti ucapan pianis terkenal Ignacy Paderewski. Ignacy berkata bahwa jika tidak berlatih satu hari, para pengamat akan merasakan kelainan itu. Dan jika selama seminggu sama sekali tidak berlatih, para pendengar akan mengetahui kelainan itu.
Sang insyiu dan sang pianis memberi kita pelajaran, jika kita ingin semakin serupa dengan Kristus dan menjadi kesaksian yang baik. Seperti Daud, kita harus memuji Allah setiap hari (Maz. 145:2). Seperti jemaat Berea, baiklah kita menyelidiki kitab suci setiap hari (Kis. 17:11). Dan seperti Daniel, kita perlu menyediakan waktu khusus berdoa dalam sehari (Dan. 6:10)
Seorang insyiur di perusahaan penerbangan Amerika-Norwegia, Vistagord mengundang penum,pang untuk mengunjungi anjungan. Setelah menjelaskan cara kerja navigator, seorang pengunjung melihat peralatan yang terbuat dari kuningan tampak mengkilat sepertiu terbuat dari emas. " Berapa kali Anda mengelapnya sehari?" tanya penumpang itu. "Setiap hari" jawab Insyiur itu.
Perkataan itu persis seperti ucapan pianis terkenal Ignacy Paderewski. Ignacy berkata bahwa jika tidak berlatih satu hari, para pengamat akan merasakan kelainan itu. Dan jika selama seminggu sama sekali tidak berlatih, para pendengar akan mengetahui kelainan itu.
Sang insyiu dan sang pianis memberi kita pelajaran, jika kita ingin semakin serupa dengan Kristus dan menjadi kesaksian yang baik. Seperti Daud, kita harus memuji Allah setiap hari (Maz. 145:2). Seperti jemaat Berea, baiklah kita menyelidiki kitab suci setiap hari (Kis. 17:11). Dan seperti Daniel, kita perlu menyediakan waktu khusus berdoa dalam sehari (Dan. 6:10)
*** A M I N ***
Sabtu, 05 Juni 2010
PASANGAN TAK SEIMBANG
2 Kor 6:14a " Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang tak percaya."
Salah satu pesan Rasul Pauluskepada jemaat di Korintus bahwa sebagai anak-anak Tuhan kita harus hidup seimbang dan seiman dalam Tuhan. Tetapi justru pesan amanah ini seringkali di abaikan oleh jemaat yang ada di Korintus bahkan kita yang ada sampai sekarang ini juga seringkali mengabaikan. Itulah sebabnya Paulus menuliskan Firman Tuhan Ini kepada jemaat di Korintus dan juga untuk kita agar kita hidup seimbang dan seiman didalam Tuhan supanya kita menjadi anak-anak-Nya dan duduk bersama Bapa di surga.
Acap kali pemuda-pemudi bertanya " Bagaimana si A ini calon pasangan hidup yang Tuhan sediakan untuk saya atau bukan ?". Jika si A adalah orang yang percaya kepada Tuhan kemungkinan itu belum pasti kalau dia adalah calon yang disediakan Tuhan. Namun, kalau dia adalah orang yang belum percaya kepada Tuhan, tidak usah dipertimbangkan lebih jauh, hubungan tersebut tidak bisa di kembangkan ke arah yang lebih jauh yaitu pernikahan.
Ketahuilah, pernikahan harus di mulai dari kesatuan secara roh. Kesatuan seperti ini hanya dapat terjadi dianatara orang-orang seiman. Oleh karena itu, dengan tegas Firman Tuhan memperingatkan agar kita jangan menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang yang tidak percaya.
Acap kali pemuda-pemudi bertanya " Bagaimana si A ini calon pasangan hidup yang Tuhan sediakan untuk saya atau bukan ?". Jika si A adalah orang yang percaya kepada Tuhan kemungkinan itu belum pasti kalau dia adalah calon yang disediakan Tuhan. Namun, kalau dia adalah orang yang belum percaya kepada Tuhan, tidak usah dipertimbangkan lebih jauh, hubungan tersebut tidak bisa di kembangkan ke arah yang lebih jauh yaitu pernikahan.
Ketahuilah, pernikahan harus di mulai dari kesatuan secara roh. Kesatuan seperti ini hanya dapat terjadi dianatara orang-orang seiman. Oleh karena itu, dengan tegas Firman Tuhan memperingatkan agar kita jangan menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang yang tidak percaya.
*AMIN *
Langganan:
Postingan (Atom)